Bhagawad Gita.
Bhagawad Gita
Intisari ajaran Bhagawad Gita tersirat dengan indah dari awal hingga akhir kitab suci ini. Bhagavad Gita dimulai dengan kata Dharma dan diakhiri dengan kata Mama. Ketika keduanya disatukan menjadi Mama Dharma, maknanya adalah — tugasku, kewajibanku, jalan hidupku yang benar. Inilah pesan inti yang ingin disampaikan: setiap kita memiliki dharma masing-masing, dan menjalankannya dengan tulus adalah inti dari kehidupan yang bermakna.
Setiap zaman memiliki jalan yang paling sesuai untuk kembali kepada Tuhan. Seperti yang tercantum dalam Srimad Bhagavatam 12.3.52: apa yang dicapai pada Satya-yuga melalui meditasi yang mendalam kepada Tuhan Wisnu, pada Treta-yuga melalui korban suci yang tulus, dan pada Dvapara-yuga melalui pelayanan yang penuh bakti kepada kaki Tuhan — semuanya dapat dicapai pada Kali-yuga ini hanya dengan mengucapkan Maha-Mantra Hare Krishna.
Kitab Narada-pancaratra pun menyampaikan kebenaran yang sama: segala mantra dan proses untuk mengenal jati diri sepenuhnya terkandung di dalam Maha-Mantra ini. Maknanya begitu dalam namun sederhana: Hare adalah panggilan kepada energi kasih dan bakti Tuhan, Krishna berarti "Yang Maha Memikat Hati", dan Rama berarti "Yang Maha Membahagiakan". Sehingga ketika kita melafalkan mantra ini, hati kita sedang berdoa: "Oh Tuhan Yang Maha Memikat dan Maha Membahagiakan, mohon arahkan hatiku agar senantiasa sibuk dalam bakti dan kasih kepada-Mu."
Maka ucapkanlah Maha-Mantra ini senantiasa, di mana pun engkau berada, dalam keadaan apa pun. Lakukan dengan tulus, maka hidupmu akan dipenuhi cahaya, kedamaian, dan kebahagiaan yang tak tergoyahkan. Perkuatlah pula dengan Dhyana Yoga, memusatkan pikiran dengan tenang, karena pikiran adalah pengendali utama arah kehidupan kita. Ketika pikiran tenang dan terpusat pada yang suci, hati pun menjadi jernih, dan Mama Dharma — kewajiban sejati kita — akan semakin terang terlihat dan terasa di dalam hidup kita.
Komentar
Posting Komentar