Doa dan Kerja, Satu Kekuatan

Doa dan Kerja, Satu Kekuatan
 
Berdoa dan bekerja — mana yang lebih manjur? Pertanyaan ini menyatukan dua hal yang tak terpisahkan. Makna bekerja adalah keyakinan: kita melangkah karena yakin ada jalan. Makna berdoa adalah menghadirkan: kita memohon dan memantapkan apa yang diinginkan di hadapan Yang Maha Kuasa. Maka hadirkanlah dan nyatakanlah keyakinan itu lewat perbuatan nyata — berdoa sambil berusaha, berserah sambil melangkah.
 
Bayangkan bekerja tanpa keyakinan: langkahnya ragu, semangatnya rapuh, mudah menyerah. Atau berdoa tanpa tahu apa yang diinginkan: suaranya tak sampai, tujuannya kabur, bagaimana doa itu bisa terjawab? Keduanya saling melengkapi. Doa memberi arah dan kekuatan batin; kerja memberi wujud dan jalan. Tidak ada yang lebih utama, karena doa tanpa usaha belum sungguh diyakini, dan usaha tanpa doa belum sungguh diarahkan.
 
Jadi biarkan keyakinan menjadi doa yang tulus, dan biarkan doa menjadi langkah yang teguh. Itulah jalan yang paling manjur: melangkah dengan keyakinan, berdoa dengan kejelasan, dan menyatukan keduanya di setiap hari yang dijalani.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sugesti Bali dan Pertemuan Dua Cara Memahami Dunia

Di Antara Buku Tulisan Asli Dengan Tulisan Hasil Ai.

Kisah Jayapangus dan Kang Cing Wie Antara Sejarah Dan Legenda.